Langsung ke konten utama

Postingan

Laut Berbatas Sekat

Mr. Costeau pun berkata bahwa Alquran memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam. Dream - Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV 'Discovery Chanel', pasti mengenal sosok Mr. Jacques Yves Costeau. Ia adalah seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka asal Prancis. Orang tua berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba Jacques Yves Costeau menemukan beberapa kumpulan mata air tawar segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur dengan air laut yang asin di sekelilingnya. Seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya. Fenomena ganjil itu membuat bingung Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya a...

UKHUWAH

" PERNAHKAH KITA BERFIKIR ... KENAPA KITA DIPERTEMUKAN DI DUNIA INI ? ALLAH mempertemukan kita untuk satu alasan .. Entah untuk memberi atau menerima .. Entah untuk belajar atau mengajarkan .. Entah untuk bercerita atau mendengarkan .. Entah untuk sesaat atau selamanya .. Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya .. Semua tidak ada yang sia-sia, karena Allah yang mempertemukan .. Hidup kita saling mengisi, bersinggungan .. Bisa jadi kehadiran kita adalah jawaban atas do'a-do'a sahabat kita, sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do'a-do'a kita ..  Jika sudah menjadi takdir Allah, meski dengan jarak beribu-ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan, dalam satu ikatan bernama "Ukhuwah" .. Disini, selalu membuatku ingin tetap tinggal, didalam hati dan do'a-do'a sahabat. Sampai detik ini kita hebat. Detik berikutnya semoga makin hebat .. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda :  " Sesungguhny...

Bahaya SYIRIK

“Ada dua orang lelaki,” jawab Rasulullah, “yang melewati suatu kaum yang memiliki berhala.” Tidak ada seorangpun yang diperbolehkan melewati daerah itu melainkan dia harus berkorban (memberikan sesaji) sesuatu untuk berhala tersebut. Mereka pun mengatakan kepada salah satu di antara dua lelaki itu, “Berkorbanlah!” Ia pun menjawab, “Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.” Mereka mengatakan, “Berkorbanlah, walaupun hanya dengan seekor lalat!” Ia pun berkorban dengan seekor lalat, sehingga mereka pun memperbolehkan dia untuk lewat dan meneruskan perjalanan. Karena sebab itulah, ia masuk neraka. Mereka juga memerintahkan kepada orang yang satunya, “Berkorbanlah!” Ia menjawab, “Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah ‘azza wa jalla.” Akhirnya, mereka pun memenggal lehernya. Karena itulah, ia masuk surga. Demikianlah keadaan dua orang manusia yang nasibnya berbeda karena salah satunya berujung di neraka selama-lamanya, dan yang lainnya berujung di surga s...

ISTRI YANG BIJAKSANA

"ISTRI YANG BIJAKSANA" Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita. Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan. Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu." Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat. Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat? Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan. Namun, setiap kali...

IRONI DAN REALITA DI ZAMAN KITA

IRONI DAN REALITA DI ZAMAN KITA! Banyak rumah besar --- keluarganya makin kecil Gelar makin tinggi --- akal sehat makin rendah Pengobatan makin canggih --- kesehatan makin buruk Travelling keliling dunia --- tak kenal dengan tetangga Penghasilan bertambah --- tak ada ketentraman jiwa Kualitas ilmu tinggi --- kualitas emosi rendah Manusia makin banyak --- rasa kemanusiaan makin menipis Pengetahuan makin bagus --- kearifan makin berkurang Perselingkuhan makin marak --- kesetiaan hampir punah Banyak teman di dunia maya --- tak punya sahabat sejati Minuman keras makin banyak --- air bersih makin berkurang Pakai jam tangan mahal --- selalu kekurangan waktu Ilmu semakin tersebar --- adab dan akhlak makin lenyap Al Qur’an banyak dihafal --- sedikit sekali yang mengamalkan Belajar semakin mudah --- guru makin tak berharga Teknologi informasi kian canggih --- fitnah dan aib makin banyak tersebar Orang yang sedikit ilmu banyak bicara --- orang yang banyak ilmu t...

KELUARGA ROMANTIS

๐Ÿ“ Pemateri: Ustzh. Dra. Indra Asih ๐Ÿ“‹ SUASANA ROMANTIS DALAM KELUARGA RASULULLAH SAW ๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน Suasana harmonis sangat ditentukan dengan kerja sama yang bagus antara suami istri dalam menciptakan suasana yang kondusif dan hangat, tidak membosankan, apalagi menjemukan.  Rasulullah adalah sosok manusia yang paling sempurna akhlaknya di antara makhluk ciptaan Allah. Beliau merupakan sosok teladan terbaik dalam membina keluarga, sehingga patut dijadikan contoh bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini. Dalam sebuah riwayat disebutkan, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallรขhu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memukul siapapun dengan tangannya, tidak pada perempuan, tidak juga pada pembantu, kecuali perang di jalan Allah.  Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga ketika diperlakukan sahabatnya secara buruk tidak pernah membalas, kecuali kalau ada pelanggaran atas kehormatan Allah, maka ia akan membalas atas nama Allah.  (HR Muslim)....

Cinta dan Mencintai | ุงَู„ْูˆُุฏُّ ูˆَุงู„ْู…َุญَุจَّุฉُ

Cinta dan Mencintai | ุงَู„ْูˆُุฏُّ ูˆَุงู„ْู…َุญَุจَّุฉُ ู…ِู†َ ุงู„ุทَّุจِูŠْุนِูŠِّ ุฃَู†ْ ู†َุฎْุชَู„ِูَ .. ูˆَู†َุนْุชَุฐِุฑَ .. ูˆَู†ُุนَุงุชِุจَ .. ูˆَู†َุฌْุชَู…ِุนَ .. ูˆَู†َูْุชَุฑِู‚َ .. Sebuah kewajaran kita berbeda .. saling memaklumi .. saling menegur .. bersatu .. berpisah ูˆَู„َูƒِู†َّ ุงู„ْุฌَู…ِูŠْู„َ ุฃَู†ْ ู†َุฎْุชَู„ِูَ ุจِู„َุจَุงู‚َุฉٍ .. ูˆَู†َุนْุชَุฐِุฑَ ุจِุชَูˆَุงุถُุนٍ .. ูˆَู†ُุนَุงุชِุจَ ุจِุฑِูْู‚ٍ .. ูˆَู†َุฌْุชَู…ِุนَ ุจِุญُุจٍّ .. ูˆَู†َูْุชَุฑِู‚َ ุจِูˆُุฏٍّ .. Namun, yang sangat indah adalah jika kita berbeda dengan cerdas .. saling memaklumi dengan tawadhu’ .. saling menegur dengan kelembutan .. berhimpun dan bersatu dengan cinta .. dan berpisah dengan kasih sayang .. ุงَู„ْู‚ُู„ُูˆْุจُ ุฃَุญْูŠَุงู†ًุง ูƒَุญُุจَูŠْุจَุงุชِ ุงู„ุณُّูƒَّุฑِ .. ู‚َุงุณِูŠَุฉٌ .. ู„َูƒِู†َّู‡َุง ุณُุฑْุนَุงู†َ ู…َุง ุชَุฐُูˆْุจُ ุญِูŠْู†َ ุชَู†ْุบَู…ِุณُ ุจِุทِูŠْุจَุฉِ ุงู„ْุบَูŠْุฑِ. Hati itu terkadang mirip dengan butiran-butiran gula pasir .. keras .. namun segera meleleh (mencair) begitu tenggelam dalam kebaikan “pihak” lain “ุฑَูˆْุนَุฉُ ุงู„ْุฅِู†ْุณَุงู†ِ ู„َูŠْุณَ ุจِู…َุง ูŠَู…ْู„ِูƒُู‡ُ، ุจَู„ْ ุจِู…َุง ูŠَู…ْู†َุญُู‡ُ، ูَุงู„ุดَّู…ْุณُ ูƒُุชْู„َุฉٌ ู…...